Memikirkannya saja suatu
kebahagiaan
Getaran itu bernada halus
memasuki lubuk hatiku
Menyadarkan jiwaku akan
kehadiran sebuah nama
Yang tak diundang namun
datang
Secara tiba-tiba tak
sengaja
Tak tahu menahu bagaimana
awal cerita
Sehingga kurasa ini dia
cinta
Cinta seorang remaja yang
sulit jatuh
Dan ia terus mengeluh
Kenapa harus dia yang
kucinta ?
Seseorang nun jauh disana
Kalau sudah bicara cinta
jangan tanya mengapa
Karna tak ada yang tahu
sebabnya
Hanya karna kita manusia
Setiap kita akan mengalami
hal serupa
Memenuhi kebutuhan
fitrahnya
Hai kau, sedang apa ?
Kenapa kau tak menjawabnya
Aku Cuma ingin sedikit
berbicara
Karna itu membuatku lega
Kau tahu? Kau penghantar
bahagia
Untuk saat ini, tak tahu
bagaimana nanti
Ku harap kau merasakan hal
yang sama
Mungkin kini berbeda
Ini bukan salah siapa
Aku Cuma terlambat
menyadarinya
Yaa mungkin aku yang salah
?
Sebab saat kau jatuh cinta
aku mengacuhkannya
Kufikir kau bercanda
Namun sekarang giliranku
Dan aku sama skali tidak
tahu
Siapa yang akan Tuhan
takdirkan untukku
Kamu atau orang baru ?
Aku lega, kerinduan itu
sudah mereda
Dengar, aku ga mau tahu
tentang latar belakangmu
Aku mau kamu yang sekarang
Mari kita bersama-sama
maju dan berfikir positif
Suatu saat Tuhan pasti
mengabulkan
Dia hanya menangguhkan
keinginan
Untuk menguji seberapa
teguh keyakinan kita terhadapNya
Seberapa mutlak kesetiaan
kita akan cintaNya
Aku bahagia mengenalmu dan
semuanya
Kuharap kamu temanku atau
masa depanku
Karna jika kamu masalaluku
Maka aku takkan lagi
menoleh kearahmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar